Ibu

 On Senin, 22 Desember 2008  


Assalamu'alikum Wr Wb


Surga berada dibawah telapak kaki ibu, peribahasa ini memang benar adanya. Karena ibu mengandung, menyusui dan membesarkan anak dengan cinta tulus, tanpa mengharap imbalan sedikitpun dari sang anak.
Seberapa besar sukses anda dalam karir maupun usaha, jangan lupakan bahagiakan ibu anda. Kelapangan rizki salah satunya adalah berkat doa ibu.

Ada beberapa sebab-sebab yang melapangkan rizki sbb :

1. Taqwa kepada Allah SWT
2. Istighfar & taubat
3. Tawakal
4. Silaturrahim
5. Infaq & Shodaqoh
6. Menyambung Haji dengan Umrah
7. Serius dalam Ibadah
8. Berbuat baik pada orang yang lemah

Hal-hal diatas akan lebih sempurna lagi apabila kita memuliakan dan membahagiakan Ibu kita, Insya Allah rizki tidak akan putus-putusnya.
Pengalaman Jamil Azzaini yang ditulis dalam blognya, dimana doa seorang ibu sangatlah mujarab, dan bisa memberikan jalan kesuksesan kita dalam mengarungi hidup ini.
Mari mumpung ibu kita masih hidup, mumpung kita masih diberi kesempatan untuk membahagiakan ibu..........Selamat hari Ibu.


Semoga bermanfaat


Wassalamu'alikum Wr Wb

The Miracle

 On Sabtu, 20 Desember 2008  


Assalamu'alikum Wr.Wb


Postingan kali ini, cerita keajaiban sedekah yang dialami istri saya beberapa hari yang lalu. Ternyata sedekah istri saya langsung direspon oleh Gusti Alloh.
Ceritanya waktu kepasar untuk ambil pesanan ke supplier, istri saya bawa kue untuk oleh-oleh untuk para karyawan supplier, setelah transaksi selesai mereka membantu membawakan berkarung-karung barang ke mobil dan dikasih tips.
Eh malemnya sekitar jam 21.00 ada tetangga ketok-ketok pintu membawakan martabak hangat....istriku bengong lha kok tumben neh...?? Tak lama kemudian sms dari toko masuk mengabarkan bahwa omzet hari ini double dari rata-rata omzet harian...lhah secepat itu respon Gusti Alloh terhadap sedekah istri saya......Alhamdulillah itulah kata-kata yang terucap.
Beberapa kali kami mengalami hal-hal seperti ini dan banyak cerita yang serupa juga pernah kami dengar. Apakah kita hanya akan terbengong-bengong mengalaminya ? Menurut Ustadz Yusuf Mansyur bahwa pola sedekah ini bisa dijadikan suatu metodologi/salah satu cara untuk menjadi kaya serta mulia dan jelas halal, karena sudah jelas dijanjikan oleh Gusti Alloh. Dan dengan sedekah ini Insya Alloh bisa memperdayakan ummat disekitar kita.
Apakah kita masih meragukan janji Gusti Alloh ??? Mumpung masih bulan Desember mari kita rencanakan sedekah yang harus kita capai pada tahun 2009 yang akan datang, target minimal Go Double dari tahun ini........

Semoga bermanfaat,


Wassalamu'alikum Wr Wb

Nyaman Jadi Karyawan

 On Kamis, 18 Desember 2008  


Assalamu'alikum Wr Wb


Sahabat semua yang saat ini masih berstatus sebagai karyawan syukurilah apa yang ada, karena tiap tahun banyak pencari kerja berjibun bersaing untuk mendapatkan lowongan. Baru-baru ini di jogja diadakan test CPNS, berjibun banget pendaftarnya dibandingkan dengan lowongan yang tersedia. Maklum dibenak para pedaftar ini terbayang akan kenyamanan bila nanti diterima sebagai pegawai negeri.
Bulan desember biasanya karyawan swasta yang bekerja di corporate juga sedang menikmati bonus kinerja tahunannya...wah nyaman sekali, terus bisa liburan bersama keluarga dimalam pergantian tahun...enak tenan.....
Hal-hal demikianlah yang membuat para karyawan terlena di zona nyaman banget. Bagi para sahabat yang sedang dipuncak karir maupun sedang menanjak karirnya disuatu perusahaan disuatu perusahaan, rasanya sangat nyaman dengan kondisi fasilitas yang didapat seperti : Mobil, sopir, rumah, telepon dll.
Kalau karir seseorang sudah dipuncak, dia akan stuck karena apa yang dilihat kedepan adalah penurunan seperti yang digambarkan dalam grafiknya Muhaimin Iqbal.
Belum tentu semua orang yang dipuncak karir mau melepas semua fasilitas untuk menempuh jalanan menurun dulu, sebelum akhirnya recovery untuk mendaki titik puncak yang lebih tinggi lagi.
Tulisan-tulisan M. Iqbal ini mudah-mudahan bisa menjadikan inspirasi buat para sahabat semua.


Wassalamu'alikum Wr Wb

Semoga bermanfaat

Alhamdulillah...Go Double akhirnya....

 On Rabu, 17 Desember 2008  


Assalamu'alikum Wr Wb


Belum juga bulan Desember 2008 habis, Omzet Vanya Butik sudah membukukan double dibanding tahun 2007. Alhamdulillah itulah puji syukur kami sampaikan kepada Gusti Alloh, banyak jalan berliku dan naik turun selama 3 tahun ini, akhirnya setelah bergabung dengan EU dan TDA tahun 2008 ini, kami bisa go double untuk pertama kalinya.
Small winning ini membuat semangat kami semakin menyala untuk lebih mengembangkan biz, karena ujung lorong sudah jelas kelihatan terang benderang. Dream kami tahun depan adalah membuka offline store di kota budaya Ngayogyakarta...mohon doanya sahabat sekalian...Amin.
Dream lainnya adalah mengembangkan beberapa on line store yang baru kami mulai sebulan yang lalu, ini hal baru tetapi kami yakin kedepan porsinya akan lebih dominan.
Sangat nyata kontribusi bergabungnya saya dengan EU dan TDA, karena sangat besar andilnya dalam merubah mindset dalam berbisnis, dan langkah-langkah actionnya.
Postingan ini bukan untuk riya kami maksudkan tetapi sebagai share untuk menebarkan semangat berbiz bagi para sahabat semua......


Wassalamu'alaikum Wr Wb

Semoga Bermanfaat,



Salam Go Double tahun 2009

Bijak Hadapi Krisis

 On Senin, 15 Desember 2008  


Assalamu'alaikum Wr Wb


Postingan saya sebelumnya tentang krisis yang sudah mulai terasa dampaknya di Indonesia, dimana perusahaan-perusahaan sudah mencanangkan effisiensi disegala sektor termasuk didalamnya pembatasan lembur. Krisis ini menurut saya adalah bagaimana cara menyikapinya masing-masing orang.
Postingan berikut adalah share tentang cara menyikapi krisis dengan inside view yaitu melihat kedalam diri masing-masing terutama soal financial pribadi, saya ambilkan ini dari guru maya saya sama-sama dari EU, Pak Budi Rachmat.

bentuk/format laporan KEU saya seperti apa sich...???

sesuai dengan pemahaman saya terhadap buku2/kiat2 KIYOSAKI, bentuk Lap KEU-nya simpel aja.

Yang penting pemahamannya, yaitu;
- HARTA yang bersifat ASSET, menghasilkan INCOME
- HARTA yang bersifat LIABILITI, menghasilkan EXPENSES.


bentuknya sich simpel aja.... seperti ini;

Catatan CASHFLOW;
INCOME..................... |.............. EXPENSES
a. hasil Alfa ke-1........ |A. Maintenance,bensin dsb.
b. hasil Alfa ke-2........ |B. Maintenance,bensin dsb.
c. hasil Properti ke-1... |C. Pendidikan,bimbel dsb.
d. hasil Properti ke-2.. |D. Pendidikan,balet dsb.
................................ |E. Pendidikan,balet dsb.
................................ |F. Sandang,pangan dsb.
................................ |G. Listrik,telp,kebersihan..
................................ |H. Biaya (investasi) dsb...


Catatan HARTA;
ASSET.................... |.............. LIABILITI.
a. Alfa ke-1............. |A. Mobil ke-1
b. Alfa ke-2............. |B. Mobil ke-2
c. Properti ke-1....... |C. Anak ke-1
d. Properti ke-2....... |D. Anak ke-2
............................. |E. Anak ke-3
............................. |F. Keluarga
............................. |G. Rumah
............................. |H. Bisnis (Investasi)

Jadi:

- HARTA yang bersifat ASSET (item a,b,c,d), hasilnya dikolom INCOME (a,b,c,d).

- HARTA yang bersifat LIABILITI (item A,B,C,D,E,F,G,H), hasilnya dikolom EXPENSES (A,B,C,D,E,F,G,H).

Keterangan:

- kenapa saya punya Bisnis (H), tapi hasilnya Biaya (H)... karena bisnis ini masih belum memberikan hasil positif.
Nanti, klo sudah menghasilkan, akan saya pindahkan ke Asset. Hasilnya dikolom Income.

- klo saya berinvestasi dengan membeli rumah yang belum jadi dengan mencicil/KPR (misalnya). Maka investasi tsb berada dikolom HARTA yang sifatnya LIABILITI, hasilnya dikolom EXPENSES berupa cicilan/KPR.
Investasi seperti ini menyebabkan saya bertambah MISKIN, karena hasil investasinya hanya memperbesar EXPENSES, bukan menambah INCOME.

- klo Properti saya tidak tersewa, maka properti tersebut langsung pindah ke kolom LIABILITI yang hasilnya adalah EXPENSES (biaya service charge). Klo tersewa, pindah lagi ke ASSET, hasilnya INCOME (hasil-sewa)

JADI, yang PENTING adalah pemahamannya....!!!


yang juga lebih MENARIK....!!!

- bahwa sumber Income-nya ada 4 (2 Alfa + 2 Properti). Ini lebih "secure" daripada hanya 1 sumber income (misalnya hanya dari Gaji doang).

- klo sumber ke-4 sumber income tsb saya "masukan" dalam konsep CASHFLOW QUADRANT (ingat buku KIYOSAKI), yaitu konsep E,S,B,I atau 4 kuadran-nya Kiyosaki, sbb;

Income dari;
a. kuadran E (= Employee)...... = nol/nil/zero
b. kuadran S (= Self-employee). = nol/nil/zero
c. kuadran B (= Biz owner)..... = Alfa ke-1 + ke-2
d. kuadran I (= Investor)...... = Properti ke-1 + ke-2

Sedangkan kuadran E dan S adalah ACTIVE INCOME, yaitu income yang diperoleh dengan menukar waktu yang kita miliki.
Kita semua memiliki waktu yang sama yaitu 24 jam dalam sehari.

Sedangkan kuadran B dan I adalah PASSIVE INCOME, yaitu income yang diperoleh tanpa menukarkan waktu yang kita miliki.

JADI, ke-4 income tsb adalah PASSIVE INCOME buat saya. Artinya, klo saya mo tidur2an terus tiap hari income tsb tetap masuk.

Tapi saya ngak tidur2an terus koq.... bahkan kerja keras.... saya ber-ichtiar, mencoba Bisnis (H) yang jika berhasil akan menciptakan MASSIVE INCOME buat saya. Jika tidak berhasil (sampai dengan waktu yang saya tetapkan), maka saya akan cut-loss. Karena ichtiar Bisnis ini hanya menghasilkan EXPENSES.


Klo kita lihat dari CASHFLOW GAME (CFG 101 - Permainan Cashflow dari KIYOSAKI) maka posisi KEU saya, sbb;

- bukan di RATE RACE, yaitu kejar2an antara Income yang dihasilkan dengan Expenses yang harus keluar.

- tapi sudah di SMALL INVESTOR, karena Income sudah lebih besar daripada Expenses. Kelebihannya diinvestasikan.

- klo ichtiar bisnis saya berhasil (dan menghasilkan MASSIVE INCOME), maka saya akan masuk ke FAST TRACK untuk menuju/menjadi ULTRA RICH.


Inilah GAME saya....!!!

"Your wish is my command", kata si Jin-nya Alladin.

semoga bermanfaat.

Wassalamu'alikum Wr Wb


DAMPAK KRISIS GLOBAL MULAI TERASA

 On Sabtu, 13 Desember 2008  


Assalamu'alaikum Wr Wb

Dampak krisis keuangan global sudah mulai memakan korban, dikoran ada berita PHK menghantui beberapa perusahaan. Dalam konteks ini saya masih bersyukur masih bisa bekerja dapat gaji dan masih bisa mengembangkan biz dan sekali lagi bersyukur masih bisa bayar gaji para karyawan.
Dikantor TDB saya sudah ada kebijakan untuk melakukan penghematan budget 2009 sampai dengan sekitar 25%, semua terbengong-bengong sibuk melakukan pemangkasan budget diunit kerja fungsi masing-masing.Dari pemangkasan tanaman hias, pengurangan mesin fotocopy, kendaraan operasional dll. Dengan tujuan supaya perusahaan tetap profit dan effisien.
Saya coba mengambil hikmah dari kejadian krisis global, lha wong yang krisis keuangan Amerika tetapi kok mengajak negara-negara lain untuk turut menanggung derita barengan, ini tidak adil. Karena waktu krisi 1997 mereka ( Amerika dan antek-anteknya ) berpesta pora membeli asset kita secara harga obral, termasuk kantor TDB saya ini. Biarlah itu jadi porsi para pemimpin negara ini untuk memikirkannya, secara mikro apa yang bisa kita lakukan secara pribadi untuk tahun 2009 mendatang dengan adanya krisis ini ??
Saya juga mengambil hikmah effisiensi disegala bidang ini untuk keuangan pribadi, dengan cara membuat laporan keuangan versi RTK ( Robert T Kiyosaki ), sehingga akan diketahui kemana dan untuk apa uang keluar, apakah uang keluar itu menghasilkan atau tidak.
Secara umum laporan keuangan saya harus surplus artinya income harus lebih besar dari pengeluaran, hal-hal yang tidak prioritas akan saya kurangi dratis, misal : makan diluar yg biasanya tiap weekend, dikurangi menjadi tiap 2 minggu sekali.
Dari laporan keuangan ini saya juga akan tahu kemana saja investasi, sehingga akan tahu apakah investasi ini akan menambah income atau malah menjadi expenses ( pengeluaran ).
Demikian sudut pandang saya tentang krisis keuangan global, semua tergantung cara pandang masing-masing dalam mengahadapi masalah ini. Yang jelas kita harus selalu "bergerak" dalam situasi bagaimanapun, dan jangan lupa libatkan Gusti Alloh dalam setiap usaha.


Wassalamu'alaikum Wr Wb

Semoga Bermanfaat

Pelajaran Bisnis dari "Mbah Topo"

 On Jumat, 12 Desember 2008  

Assalamu'alaikum Wr Wb,

"Mbah Topo" adalah nama populer ibu saya dikampung, Kadipiro Jogja. Karena ditengah-tengah kampung ada "warseba" yang berdiri sejak 18 tahun yang lalu, anak-anak kecil akan tahu kalau ditanya mana warung Mbah Topo. Sebutan itu melekat pada ibu karena bapak saya bernama Topo.
Sejak ditinggal almarhum ayah 21 tahun yang lalu, ibu mengambil alih kendali sebagai "single parent" istilah modernnya, dengan tanggungan 8 anak yang masih harus butuh biaya makan dan pendidikan, hanya dengan mengandalkan pensiun janda tidak cukup untuk membiayai semua anaknya. Maka dengan susah payah dan ilmu " The Power Of Kepepet " berdirilah waserba sederhana ditengah kampung, yang Alhamdulilah masih berdiri sampai saat ini dan bisa mencukupi makan dan pendidikan anak-anaknya.
Suatu saat saya iseng-iseng tanya pada ibu tentang kiat bisnisnya sehingga waserbanya tetap eksis belasan tahun, ibu saya yang gak pernah belajar ilmu ekonomi secara formal tetapi hanya belajar dari Universitas kehidupan, ternyata kunci bisnis retail adalah sbb :

1. Cash Flow
Pemikiran ibu sederhana saja, kalau biasanya perminggu kulakan misal Rp 5 juta maka kalau duit hasil penjualan kurang dari nominal itu berarti omzet turun, sedangkan kalau lebih dari nominal itu maka omzet naik.
Padahal hasil dari Waserba itu diambil untuk membiayai kehidupan sehari-hari dari makan, bayar listrik dll. Hasil waserba itu setelah diambil untuk biaya hidup perbulan, dan tetap perminggu masih bisa ke pasar gede untuk kulakan dengan bawa uang minimal misal Rp 5 juta, itu artinya waserbanya memberikan profit sebesar biaya hidup yang telah dipakai.
Hanya itu pemikiran ibu selama ini dan meskipun banyak warung-warung lain bermunculan tetapi waserba Mbah Topo tetap eksis sampai belasan tahun.

2. Pelayanan ke konsumen
Bentuk pelayanan konsumen adalah bahwa untuk pelanggan tertentu bisa ambil barang dulu bayarnya bulan depan alias ngutang.
Selain itu warung Mbah Topo ternyata sebagai tempat ngerumpi para tetangga, jadi inilah nilai tambahnya yang tidak terdapat pada warung-warung lain yang lebih modern yang bermunculan akhir-akhir ini, karena pelanggan merasa nyaman dan pasti tidak dibohongi tentang kualitas barang bila belanja di warung Mbah Topo sambil ngobrol dengan ibu.

3. Sedekah
Inilah kunci utama sukses ibu dalam mengola waserbanya, sejak sepuluh tahunan ini ibu terdaftar sebagai donatur tetap masjid dilingkungan kampung, karena beliau percaya dengan ilmu sedekah ini. Saya banyak belajar ilmu ini pada ibu.

4. Tawakal
Kata ibu apapun usaha yang kita jalani, harus selalu melibatkan diri dengan Gusti Alloh. Buktinya hanya dengan waserba dikampung ibu bisa menyekolahkan ke 8 anaknya, ini sangat mustahil tanpa berkah dan ridho Gusti Alloh.

Demikian beberapa pelajaran biz sederhana dari ibunda tercinta, dan saya cuma berpikir bahwa usaha apapun kalau kita geluti dengan hati dan istiqomah Insya Allah akan menghasilkan sesuatu yang barokah dan luarbiasa.

Semoga Bermanfaat,

Wassalamu'alaikum Wr Wb

Pansion 1

 On Rabu, 10 Desember 2008  


Assalamu'alaikum Wr Wb,

Saya akan pensiun by sistem paling lama pada umur 55 tahun, itu hal normal bagi seorang karyawan yang bekerja di suatu perusahaan. Kecuali kalau jadi Hakim Agung yang katanya boleh pensiun sampai umur 70 tahun.
Pensiun sejahtera tentunya akan menjadi dambaan setiap orang, sayangnya dalam realitasnya hanya sebagian kecil yang mencapai kondisi ini. Sisanya ? Kebanyakan orang terpaksa harus bekerja banting tulang sampai tua dan hidup tergantung pada keluarga.
Mengapa hal ini bisa terjadi ? karena sepanjang hidupnya orang cenderung melakukan kesalahan-kesalahan financial. Banyak yang menganggap kesalahan ini tidak penting sehingga menutup matanya dan membiarkan dirinya tetap salah secara terus menerus, akibatnya akan fatal bagi keuangannya di masa tua.
Bagi saya faktor keuangan adalah diri pribadi yang bertanggung jawab, bukan keluarga, bukan perusahaan, apalagi orang lain. Jangan serahkan tanggung jawab keuangan pada orang lain.....
Beberapa hal yang kesalahan keuangan yang sering dilakukan orang ( dikutip dari : David Ciang ) sbb :

1. Tidak menentukan tujuan keuangan.

Bila tidak menentukan tujuan bagaimana kita akan sampai pada tujuan ? Kita harus menetapkan berapa jumlah uang yang akan diinginkan, setelah itu baru kita membuat rencana keuangan.
Kalau menurut RTK ( Robert T Kiyosaki ), kita boleh pensiun ( pensiun dini atau pensiun wajar ) apabila Passive Income > 3 x Pengeluaran , artinya bila passive income sudah minimal mencapai 3x lipat dari pengeluaran bulanan, kita boleh memilih mau tetap kerja atau pensiun dini.
Misal : Pengeluaran sebulan adalah Rp 10 juta, maka apabila PI ( Passive Income ) mencapai Rp 30 Juta/bln, maka kita boleh memilih tetap aktive bekerja atau pensiun. Karena secara logika kita masih bisa punya saving Rp 20 juta/bln yang bisa dipergunakan untuk investasi/diputar lagi pada biz riil dll, diluar kebutuhan sehari-hari.

Saya sendiri sudah mulai mencanangkan teori RTK ini secara bertahap sbb :
a. Desember 2009 : Passive dan Active Income > 2x expenses ( Pengeluaran )
b. Desember 2010 : Passive dan Active Income > 3x expenses ( Pengeluaran )
c. Desember 2011 : Passive dan Active Income > 4x expenses ( Pengeluaran )
d. Desember 2012 : Passive Income > 3x Expenses ( Pengeluaran )

Itu adalah dream/impian saya, tujuan jelas, waktunya jelas dan nominalnya jelas...mohon doanya mudah-mudahan Alloh SWT mempermudah jalannya.

2. Tidak mengatur pengeluaran kecil

Kita mungkin tahu pengeluaran umum kita sendiri, tetapi apakah kita menyadari berapa total uang yang dikeluarkan untuk hal-hal kecil ? Berhati-hatilah pada pengeluaran kecil terlebih lagi untuk yang sering terjadi, karena setelah dijumlahkan akan berniali besar.
Untuk mempraktekan hal ini saya sendiri dan istri sejak beberapa lama mencoba membuat catatan pengeluaran tiap hari, dan membuat laporan keuangan sederhana tiap bulannya. laporan keuangan ini sangat penting sebagai parameter bahwa secara financial saya dan keluarga dalam koridor rencana keuangan yang sudah ditetapkan.

3. Terlalu banyak hutang

Ingatlah bahwa setiap hutang akan membawa bunga yang harus dibayar. Bunga hutang ini tidak sedikit apalagi kartu kredit, dan secara terus menerus akan mengikis keuangan kita. Apabila kita ingin sehat secara financial, kita harus membayar semua hutang secepatnya.
Kita boleh berhutang untuk hal-hal yang produktif, demikian juga dengan penggunaan kartu kredit juga harus untuk hal-hal yang produktif.
Saya sendiri mencoba disiplin untuk hutang dari kartu kredit dengan cara membayar lunas semua tagihan sebelum jatuh tempo, dan jangan sekali-kali menunggak atau telat bayar, karena hal ini akan mengurangi kredibilitas nama kita di bank ( system BI Checking ).

4. Tidak cukup persiapan pensiun atau terlambat memulai.

Masa pensiun perlu direncanakan sedini mungkin. Semakin cepat kita memulai, maka semakin sedikit uang yang perlu ditabung tiap bulannya.

5. Menggunakan tabungan hari tua sebelum waktunya.

Ingat, apapun yang terjadi jangan pernah menggunakan uang pensiun anda. Kalau tidak akan fatal akibatnya, bisa-bisa kita pensiun sama sekali.
Untuk hal ini saya coba praktekan untuk selalu menambah jumlah dana pensiun secara bertahap hingga mencapai 30% dari gaji, memang sulit tetapi perlu disiplin dan komitmen untuk selalu melaksanakannya.
Selain itu saya juga beberapa waktu yang lalu sudah mencoba membuat yang namanya dead account semacam tabungan khusus yang tiap bulan diisi, tetapi tidak pernah diambil bagaimanapun situasinya. Rencana saya bila sudah mencukupi dalam jumlah tertentu akan dibelikan emas batangan.

Demikian sharing tentang perencanaan keuangan pensiun, semua hal diatas hanya akan jadi teori belaka kalau kita tidak yakin dan tidak mulai mempraktekkannya. Tentunya masih banyak kekurangannya artikel diatas, mohon masukannya dari para pembaca sekalian.
Artikel diatas dikutip dari David Ciang ( www.keuanganpribadi.com ).

Semoga bermanfaat


Wassalamu'alaikum Wr Wb.
Back to top
JASA TOKO ONLINE di Facebook

×